Tampilkan postingan dengan label Apel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2018

Bariskan Kadernya, GP Ansor Cilacap Respon Sentimen Kebangsaan

Adipala, kitaberjejak.blogspot.co.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cilacap, Ahad 29 Juli 2018, menggelar Silaturohim dalam kemasan acara berbentuk Apel Bersama GP Ansor dan Banser. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Adipala dan diiktui oleh kader-kader GP Ansor dan Banser dari beberapa kecamatan, diantaranya dari Nusawungu, Binangun, Kroya, Adipala, Sampang, Maos dan beberapa kecamatan sekitarnya.

Inspeksi Peserta oleh Inspektur Apel
Selain dari GP Ansor dan Banser, terlihat juga dalam barisan, peserta apel dari Muslimat NU, Fatayat NU, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama, Perwakilan dari Pengurus Ranting NU dan ormas kepemudaan Pemuda Pancasila.


Bertindak sebagai Inspektur Apel, ‘Aliman (34) Ketua PC GP Ansor Cilacap menyampaikan bahwa setidaknya ada 5 Sikap yang diambil oleh GP Ansor Cilacap, dalam merespon dinamika bangsa yang belakang muncul yaitu :

1. Gerakan Pemuda Ansor selalu siap sedia untuk mendukung negara dalam melawan segala bentuk Intoleransi, Radikalisme dan rongrongan berbagai pihak yang bermaksud merobohkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dulu kyai-kyai Nahdlatul Ulama mempertaruhkan jiwa raga untuk turut serta memerdekakannya. 

2. Perjuangan melawan berbagai rongrongan tersebut, adalah perjuangan semesta, Yakni perjuangan di semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara. GP Ansor Kabupaten Cilacap  akan selalu hadir dan berupaya maksimal dalam perjuangan tersebut.

3. Menempatkan 3 Prinsip Gerakan Ala Ansor yakni Ngaji, Ngader, dan Makaryo sebagai pilar untuk menopang dinamika organisasi dan sebagai semangat dalam menunjukkan bukti kecintaan kader terhadap NKRI. Kader ANSOR harus Ngaji, yakni Selalu berupaya untuk Belajar dan memperdalam ilmu kepada Kyai dan guru yang memiliki sanad keilmuan dan wawasan kebangsaan yang jelas. Kader ANSOR harus Ngader, yakni Menjalankan aktivitas yang memiliki orientasi dalam berjalannya kaderisasi, untuk menunjang dan memastikan keberlanjutan organisasi. Dan sebagai Kader Ansor juga harus Makaryo, Mewujudkan kemandirian kader dan organisasi dalam mencukupi kebutuhan Ekonomi.

4. Pimpinan Cabang GP Ansor Cilacap Menghimbau kepada seluruh elemen bangsa, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk selalu menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam suasana yang damai dan saling menghargai perbedaan, terutama menjelang dan saat berlangsungnya Pemilihan Umum.

5. Dan yang terakhir, Seluruh kader GP Ansor di Kabupaten Cilacap, dengan segenap daya dan upaya, Siap mengawal dan melaksanakan seluruh instruksi dari Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor demi kemaslahatan masyarakat.

Selain para peserta apel, Hadir juga menempati kursi tamu undangan dalam Apel tersebut diantaranya adalah KH Imam Tobroni, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Cilacap, KH Sahal Adzkiya Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Adipala, Mujiburrohman, Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, H. Faisal Riza Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah dan beberapa tokoh dari lintas sektor dan lintas daerah.
GP Ansor Cilacap Satu Barisan dan Satu Komando

Di Penghujung acara, Aid Mustaqim, Mantan Ketua PC GP Ansor Wonosobo, memberikan orasi kebangsaan, menyulut kembali kobaran sentimen kebangsaan dan soliditas gerakan dengan mengajak seluruh kader GP Ansor untuk solid, satu barisan dan satu komando dalam mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sudah saatnya GP ANSOR untuk Solid Satu Barisan, satu komando untuk memenangkan pertempuran di berbagai lini kehidupan, demi tegak dan utuhnya Ajaran Islam Ahlussunnah wal jamaah An Nahdliyah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Pungkasnya. (123)

Sabtu, 28 April 2018

Lewati Pematang Sawah, Apel 7000 Warga NU Cilacap berjalan Tertib.


Adipala, kitaberjejak.blogspot.co.id – Sebagian dari mereka memasang bendera hijau di Sepeda motornya, juga mobilnya, tak sedikit juga yang menggunakan Bus dan Truck agar panji-panji organisasi kebanggaannya berkibar-kibar lebih tinggi, mengimbangi angin yang menghempasnya. Kendaraan yang di hiasi panji-panji Nahdlatul Ulama (NU) ini, Menyusuri jalanan, mulai cilacap ujung barat maupun cilacap ujung timur, bergerak menuju satu titik pertemuan.  Untuk mengantarkan penumpangnya ke sebuah tanah lapang di sekitaran Gunung Srandil Adipala.

Peserta Apel dari Banser
(Sumber : Fb Chanifur Rochman)
Hari itu sabtu 28 April 2018, keluarga besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Cilacap mengumpulkan seluruh Badan Otonom dan Kader-kadernya, untuk dibariskan dalam Apel bersama yang merupakan bagian dari rangkaian acara Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cilacap tahun 2018.
Apel yang bertempat di Lapangan Desa Srandil, Adipala ini di ikuti oleh Seluruh Badan Otonom NU diantaranya adalah Muslimat, Fatayat, Gerakan Pemuda Ansor beserta Bansernya, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama, dan Pagar Nusa. Selain Badan Otonom, Apel ini juga diikuti oleh perwakilan dari pengurus Majelis Wakil Cabang serta para alumni pendidikan kader penggerak.

Rois Suriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh bertindak sebagai pembina Apel Dalam amanatnya, menegaskan tentang komitmen kebangsaan NU terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tidak perlu diragukan lagi, pada Apel ini saja sedikitnya 7000 Peserta yang merupakan kader-kader NU, bersedia dengan sukarela untuk hadir merapatkan barisan. Dan bukan tidak mungkin, seluruh elemen NU akan selalu siap jika dipanggil oleh bangsa dan Negara untuk mempertahankan keutuhannya.

Senada dengan yang diamanatkan Rois Suriyah PWNU, Aid Mustaqim, Koordinator Apel Banom dan Kader NU Cilacap menyampaikan bahwa Warga NU Cilacap sepakat bahwa NKRI adalah Harga Mati, sehingga jangan coba-coba mengusiknya jika tidak ingin berhadapan dengan NU. 

Peserta menyusuri pematang sawah
Untuk sampai Lokasi.
(Sumber : fb Chanifur Rochman)
Hal sederhana dalam pantauan redaksi kitaberjejak, yang menunjukkan komitmen yang tinggi dari warga NU adalah soal militansi peserta, terlihat dari usaha para peserta Apel untuk sampai ke Lokasi kegiatan, kesemuanya digerakkan karena kecintaan terhadap NU dan NKRI, bahkan tidak sedikit  ibu-ibu muslimat yang berusia lanjut rela berjalan menyusuri pematang sawah untuk segera sampai Lapangan lokasi Apel. Tidak hanya begitu, sesampai dilokasi dan selama Apel berjalan, dalam jemuran terik matahari, lebih dari 50 Peserta mengalami pusing dan pingsan karena memiliki masalah dengan daya tahan tubuh. Meskipun dalam kondisi demikian, peserta tetap mengikuti apel sampai dibubarkan.

Tepat pukul 11.30, Dengan penuh tertib, kendaraan berpanjikan bendera-bendera Nahdlatul Ulama mulai bergerak meninggalkan arena Apel. Sebagian ada yang menuju Madrasah Aliyah Raudlatul Huda Welahan Wetan untuk selanjutnya mengikuti Upacara Pembukaan Konfercab NU, dan sebagian yang lain kembali ke daerahnya masing-masing. (123)


Kamis, 15 Februari 2018

18 Calon Banser Kesugihan digembleng di Binangun

Binangun, kitaberjejak.blogspot.co.id – Jumat Pagi (16/2) Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Kesugihan dibawah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) ANSOR Kesugihan melaksanakan Apel di Halaman Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kabupaten Cilacap. Apel ini dilaksanakan dalam rangka untuk melepas 18 Calon kader Banser Kesugihan yang akan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (DIKLATSAR) di Kecamatan Binangun.
Apel Banser Kesugihan
di Halaman Pusdiklat PCNU Cilacap

Pada Diklatsar Binangun ini, Satkoryon Kesugihan mengirimkan calon kader Bansernya sebanyak 18 orang. Jumlah ini berkurang dari yang sebelumnya mendaftar berjumlah 21 orang, karena beberapa alasan ada 3 peserta yang datanya sudah masuk ke Satkoryon Kesugihan terpaksa belum bisa mengikuti Diklatsar di Binangun.

Diklatsar di Binangun sendiri, merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh PAC GP  ANSOR Kecamatan Binangun. Kegiatan ini merupakan kaderisasi formal yang harus diikuti oleh seluruh orang yang bergabung dan menjadi bagian dari Banser.  Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, mulai dari tanggal 16 hingga 18 Februari ini dilaksanakan di Komplek MI dan MTs Al Kholidiyah Widarapayung Wetan Binangun.

18 Calon Peserta dari Kesugihan
Rencananya kegiatan ini akan dibuka langsung oleh KH Su’ada Adzkiya, Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Cilacap. Sampai berita ini dirilis, Lokasi kegiatan yang dipusatkan di Mts Al kholidiyah sudah ramai dipadati oleh calon peserta diklatsar maupun Instruktur dari Satkorcab Banser Cilacap, maupun para tamu Undangan yang akan mengikuti Acara Pembukaan. (123)

Rabu, 31 Januari 2018

GP ANSOR Kesugihan Siap Bertemu Ketua Umum.

Kesugihan, kitaberjejak.blogspot.co.id – Sedikitnya ada 100 kader GP ANSOR, baik BANSER maupun Rijalul Ansor,  dari Kesugihan yang siap untuk berangkat ke Majenang mengikuti Apel dan Pengarahan dari Ketua Umum PP GP ANSOR, Gus Yaqut. Begitulah informasi sementara yang diperoleh redaktur Kitaberjejak melalui Whatsapp dari salah satu kader BANSER kesugihan.

Kader Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Kesugihan
Seperti diketahui bahwa Kamis (1/2) besok, rencananya seluruh elemen Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda ANSOR (GP ANSOR) Kabupaten Cilacap akan berkumpul di Alun-alun Majenang untuk mengadakan Apel bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat GP ANSOR Yaqut Cholil Qoumas. Apel yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Ke 92 Nahdlatul Ulama ini, rencananya juga akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Oleh Penyelenggara, Ganjar sapaan akrab Gubernur Jawa Tengah ini, akan didapuk untuk menjadi Inspektur Apel.

Sebagai bagian dari Jam’iyyah Nahdlatul ‘Ulama (NU), PC GP ANSOR Kabupaten Cilacap memandang Apel ini sebagai kegiatan yang penting, selain sebagai seremonial memperingati Hari Lahir yang ke 92 Nahdlatul Ulama, juga sebagai sarana konsolidasi kader di wilayah Kabupaten Cilacap. Konsolidasi yang dimaksud guna menunjukkan dan meneguhkan komitmen seluruh elemen GP ANSOR untuk senantiasa patuh dan siap dalam mengawal Nahdlatul Ulama dan tentunya meneguhkan komitmen untuk selalu siap menjadi benteng muda yang kokoh dalam menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Informasi tentang Apel ini jauh-jauh hari sudah tersebar luas kepada seluruh kader GP ANSOR di Wilayah Kabupaten Cilacap, baik ditingkat Kecamatan maupun tingkat Desa. Tak terkecuali  di Wilayah Kecamatan Kesugihan.

Menyikapi kegiatan Apel tersebut, Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP ANSOR Kesugihan menyambut positif dan penuh antusias, dengan langsung meneruskan berbagai Informasi yang bersifat Instruksional kepada Seluruh kader di Kesugihan. Baik melalui pesan yang diteruskan melalui Group Whatsapp maupun melalui pertemuan koordinasi memastikan kesiapan dan mempersiapkan kebutuhan untuk mengikuti Apel tersebut, yang diselenggarakan di Masjid Banteran Kalisabuk pada malam H-3 Pelaksanaan Apel.

Selain Kesugihan, beberapa kecamatan lain di Cilacap bagian timur dan Cilacap bagian barat, juga sudah mengkonsolidir diri untuk memastikan kader-kadernya untuk hadir mengikuti Apel tersebut. (123)